Ada beberapa materi yang ingin saya bagikan ke teman-teman, semoga bermanfaat :
1. Belajar Delphi
2. Tugas Interface
3. Belajar Photoshop
Rabu, 19 September 2012
Selasa, 27 Desember 2011
PBO no.1
4 (empat) Teknik
Pemrograman :
1.
Unstructured programming (sudah tidak
digunakan lagi)
2.
Structured programming
3.
Modular programming
4.
Object-oriented programming
Pengertian Objek
dalam PBO
} Entitas
dalam sistem yang mewakili suatu
entitas dalam dunia nyata
Encapsulation
(Pembungkusan)
} Suatu
metode untuk menyembunyikan suatu bagian implementasi dari kelas dan
menyediakan antarmuka bagi kelas/software lain yang akan mengaksesnya.
Inheritance (Pewarisan)
} Adalah
proses pembentukan kelas baru yang disebut sebagai derived class atau
inherited class dari kelas yang sudah ada sebelumnya yang disebut base
class
Ujian Final
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages,
SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls;
type
TForm1 =
class(TForm)
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Label4: TLabel;
Label5: TLabel;
Label6: TLabel;
Label7: TLabel;
EdNim: TEdit;
EdNama: TEdit;
EdTugas: TEdit;
EdMid: TEdit;
EdUas: TEdit;
EdAkhir: TEdit;
EdHuruf: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Label8: TLabel;
EdAbsen: TEdit;
procedure
FormCreate(Sender: TObject);
procedure
Button2Click(Sender: TObject);
procedure
Button1Click(Sender: TObject);
procedure
EdTugasChange(Sender: TObject);
procedure
EdMidChange(Sender: TObject);
procedure
EdUasChange(Sender: TObject);
procedure
Button3Click(Sender: TObject);
procedure
EdAbsenChange(Sender: TObject);
private
{ Private
declarations }
public
{ Public
declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
begin
EdNim.Enabled:=false;
EdNama.Enabled:=false;
EdAbsen.Enabled:=false;
EdTugas.Enabled:=false;
EdMid.Enabled:=false;
EdUas.Enabled:=false;
EdAkhir.Enabled:=false;
EdHuruf.Enabled:=false;
end;
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
EdNim.Enabled:=true;
EdNama.Enabled:=true;
EdAbsen.Enabled:=true;
EdTugas.Enabled:=true;
EdMid.Enabled:=true;
EdUas.Enabled:=true;
EdNim.Text:='';
EdNama.Text:='';
EdTugas.Text:='';
EdMid.Text:='';
EdUas.Text:='';
EdNim.Setfocus;
end;
procedure TForm1.EdAbsenChange(Sender: TObject);
var uas:real;
begin
uas:=strtofloat(EdAbsen.Text)*10/100;
EdAkhir.Text:=floattostr(uas);
end;
procedure TForm1.EdTugasChange(Sender: TObject);
var tugas:real;
begin
tugas:=strtofloat(EdTugas.Text)*20/100 +
strtofloat(EdAbsen.Text)*10/100;
EdAkhir.Text:=floattostr(tugas);
end;
procedure TForm1.EdMidChange(Sender: TObject);
var mid:real;
begin
mid:=strtofloat(EdTugas.Text)*20/100 +
strtofloat(EdMid.Text)*30/100 + strtofloat(EdAbsen.Text)*10/100;
EdAkhir.Text:=floattostr(mid);
end;
procedure TForm1.EdUasChange(Sender: TObject);
var uas:real;
begin
uas:=strtofloat(EdTugas.Text)*20/100 +
strtofloat(EdMid.Text)*30/100 + strtofloat(EdUas.Text)*50/100 +
strtofloat(EdAbsen.Text)*10/100;
EdAkhir.Text:=floattostr(uas);
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
if (strtofloat(EdAkhir.Text)>80) then
EdHuruf.Text:='A'
else if (strtofloat(EdAkhir.Text)<=80) and
(strtofloat(EdAkhir.Text)>69) then
EdHuruf.Text:='B'
else if (strtofloat(EdAkhir.Text)<=69) and
(strtofloat(EdAkhir.Text)>55) then
EdHuruf.Text:='C'
else if (strtofloat(EdAkhir.Text)<=55) and
(strtofloat(EdAkhir.Text)>44) then
EdHuruf.Text:='D'
else
EdHuruf.Text:='E';
end;
end.
Rabu, 21 Desember 2011
Tugas SKB
SATELIT
a. Satelit
Satelit
adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi
tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit
alam dan satelit buatan. Pembahasan
ini akan berkisar tentang satelit buatan.
b.
Sejarah
Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1,
diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957, dan memulai Program
Sputnik Rusia, dengan Sergei Korolev sebagai
kepala disain dan Kerim Kerimov sebagai
asistentnya. Peluncuran ini memicu lomba ruang angkasa (space race) antara
Soviet dan Amerika.
Sputnik 1 membantuk mengidentifikasi kepadatan lapisan atas atmosfer
dengan jalan mengukur perubahan orbitnya dan memberikan data dari distribusi
signal radio pada lapisan ionosphere. Karena badan satelit ini diisi dengan nitrogen
bertekanan tinggi, Sputnik 1 juga memberi kesempatan pertama dalam pendeteksian
meteorit, karena hilangnya tekanan dalam disebabkan oleh penetrasi meteroid
bisa dilihat melalui data suhu yang dikirimkannya ke bumi.
Sputnik
2 diluncurkan pada tanggal 3 November 1957 dan membawa awak mahluk hidup
pertama ke dalam orbit, seekor anjing bernama Laika.
Pada bulan Mei, 1946, Project Rand mengeluarkan desain preliminari
untuk experimen wahana angkasa untuk mengedari dunia, yang menyatakan bahwa,
"sebuah kendaraan satelit yang berisi instrumentasi yang tepat bisa
diharapkan menjadi alat ilmu yang canggih untuk abad ke duapuluh". Amerika
sudah memikirkan untuk meluncurkan satelit pengorbit sejak 1946 dibawah Kantor
Aeronotis angkatan Laut Amerika (Bureau of Aeronautics of the United States
Navy). Project RAND milik Angkatan Udara Amerika akhirnya mengeluarkan laporan
diatas, tetapi tidak mengutarakan bahwa satelit memiliki potensi sebagai
senjata militer; tetapi, mereka menganggapnya sebagai alat ilmu, politik, dan
propaganda. Pada tahun 1954, Sekertari Pertahanan Amerika menyatakan,
"Saya tidak mengetahui adanya satupun program satelit Amerika."
Pada tanggal 29 Juli 1955, Gedung Putih mencanangkan bahwa Amerika
Serikat akan mau meluncurkan satelit pada musim semi 1958. Hal ini kemudian
diketahui sebagai Project Vanguard. Pada
tanggal 31 July, Soviets mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan satelit pada
musim gugur 1957.
Mengikuti tekanan dari American Rocket Society (Masyarakat Roket
America), the National Science Foundation (Yayasan Sains national), and the
International Geophysical Year, interest angkatan bersenjata meningkat dan pada
awal 1955 Angkatan Udara Amerika dan Angkatan Laut mengerjai Project Orbiter,
yang menggunakan wahana Jupiter C untuk meluncurkan
satelit. Proyek ini berlangsung sukses, dan Explorer 1
menjadi satelit Amerika pertama pada tanggal 31 januari 1958.
Pada bulan Juni 1961, tiga setengah tahun setelah meluncurnya Sputnik
1, Angkatan Udara Amerika menggunakan berbagai fasilitas dari Jaringan Mata
Angkasa Amerika (the United States Space Surveillance Network) untuk
mengkatalogkan sejumlah 115 satelit yang mengorbit bumi.
Satelit buatan manusia terbesar pada saat ini yang mengorbit bumi
adalah Station Angkasa Interasional (International Space Station).
c.
Jenis satelit
- Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet,
galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.
- Satelit
komunikasi adalah
satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit
geostasioner, meskipun
beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.
- Satelit pengamat
Bumi adalah
satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit
reconnaissance tetapi
ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan
peta, dll.
- Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang
disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah
titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer
adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia. Bila
pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka
dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan
ketelitian beberapa meter dalam
waktu nyata.
- Satelit mata-mata adalah satelit pengamat
Bumi atau satelit
komunikasi yang digunakan
untuk tujuan militer atau mata-mata.
- Satelit tenaga
surya adalah
satelit yang diusulkan dibuat di orbit Bumi
tinggi yang menggunakan
transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga
surya kepada antena sangat
besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga
konvensional.
- Stasiun angkasa adalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai
tempat tinggal manusia di luar angkasa. Stasiun luar angkasa dibedakan dengan pesawat angkasa lainnya oleh ketiadaan propulsi pesawat
angkasa utama atau fasilitas
pendaratan; Dan kendaraan lain digunakan sebagai transportasi dari dan ke
stasiun. Stasiun angkasa dirancang untuk hidup jangka-menengah di orbit, untuk
periode mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan.
- Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.
- Satelit
miniatur adalah
satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk
mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg),
satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg).
d.
Jenis orbit
Banyak satelit dikategorikan atas ketinggian orbitnya, meskipun sebuah
satelit bisa mengorbit dengan ketinggian berapa pun.
- Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 - 1500km di atas permukaan
bumi.
- Orbit
Menengah (Medium Earth
Orbit, MEO): 1500 - 36000 km.
- Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas
permukaan Bumi.
- Orbit
Geostasioner
(Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.
- Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.
Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk
mengkategorikan satelit:
- Orbit
Molniya, orbit satelit
dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°.
- Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu
yang selalu melintas ekuator pada jam lokal yang sama.
- Orbit
Polar, orbit satelit
yang melintasi kutub
Kamis, 17 November 2011
Rabu, 16 November 2011
Robot Berbentuk Bola Bisa Terbang
Seorang ilmuwan Jepang baru saja menciptakan sebuah alat dengan desain yang revolusioner. Para peneliti yang bekerja untuk departemen pertahanan Jepang tersebut berhasil menciptakan sebuah alat berbentuk bola yang dapat terbang.
Penciptaan robot berbentuk bola tersebut terbilang sangat mutakhir. Robot ini dapat melaju dengan kecepatan 60 km/jam. Robot ini memiliki bobot 350 gram dengan diamter 42 sentimeter.
Biaya penciptaan robot tersebut pun terbilang murah. Hampir sebagian besar bagian-bagiannya terbuat dari barang bekas. Total biaya pembuatannya mencapai 1400 USD atau sekitar 12 juta rupiah.
Anda bisa liat videonya disini
Sumber: http://www.beritateknologi.com
Selasa, 25 Oktober 2011
Belajar PBO
Pemrograman Berorientasi Objek
ALAT PENGHITUNG SEDERHANA
MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI 7
Oleh :
LEONARD A. ONSIK
F 441 08 042
S1
TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS
TADULAKO
_____________________________________________________________
Listing Program :
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls,
Forms,
Dialogs, StdCtrls, XPMan;
type
TForm1 = class(TForm)
Label1: TLabel;
Input1: TEdit;
Input2: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Button4: TButton;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Button5: TButton;
EdJumlah: TEdit;
Label4: TLabel;
XPManifest1: TXPManifest;
Button6: TButton;
procedure Button3Click(Sender: TObject);
procedure Button5Click(Sender: TObject);
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Button4Click(Sender: TObject);
procedure Button6Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure
TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
var Jumlah:real;
begin
Jumlah:=StrToFloat(input1.Text)*StrToFloat(input2.Text);
EdJumlah.Text:=FloatToStr(Jumlah);
end;
procedure
TForm1.Button5Click(Sender: TObject);
begin
close;
end;
procedure
TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var Jumlah:real;
begin
Jumlah:=StrToFloat(input1.Text)+StrToFloat(input2.Text);
EdJumlah.Text:=FloatToStr(Jumlah);
end;
procedure
TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
var Jumlah:real;
begin
Jumlah:=StrToFloat(input1.Text)-StrToFloat(input2.Text);
EdJumlah.Text:=FloatToStr(Jumlah);
end;
procedure
TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
var Jumlah:real;
begin
Jumlah:=StrToFloat(input1.Text)/StrToFloat(input2.Text);
EdJumlah.Text:=FloatToStr(Jumlah);
end;
procedure
TForm1.Button6Click(Sender: TObject);
begin
input1.Text:='';
input2.Text:='';
EdJumlah.Text:='';
input1.SetFocus;
end;
end.
Bentuk Aplikasi
Gambar
1 : Tampak awal (New)
Gambar
2 : Operasi Penjumlahan
Mungkin ini adalah program sederhana yang dapat dipakai untuk belajar membuat program. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Mohon kritik dan saran dari semua pembaca. Thx.
GBU
Langganan:
Postingan (Atom)










